Senin, 23 April 2012

22 april 2012,,,,,, for you and my lovely dad......

dear god,,
Do you hear me god??
I want talk to you god,,,
God,,,
I have many question for you now!
Why god?
Why you do this to me god?
God,, why you make my father and my mom crying god?
God.. why you make my dad crying and make my dad broken heart god?
Why you not stop or change the situation god?
God,, you know love so much my dad, love my mom, and love my boyfriend too,,
But god,, why?? why you hate me? why you make my ay like this,,
Why god,,
Do you herar me god?
Why now you not answer me god?
God..
I love my dad much more,,
I love him wth all my life,,
But what, you change everything, you make me brbroke my dad heart,

Minggu, 08 April 2012

its begining

yess today 08 april 2012..............

yesterday on 5 april its my bday and hes gave me a shoes,, yes high heels,,
but that not make me stop to crying,,
because i know today he must go to singapore,,
to work.. to training..
but i must be a big girl and stop crying....

but..
kemarin sebelum keberangkatanyya aku hanya bisa nangis,, nagis dan nagiss..
seperti anak kecil yang ga rela di tinggal pergi dan sekali lagi aku tau itu adalah sebuah resiko yang aku harus jalani...

dan sekali lagii.
aku ga pernah menyesal justru aku merasa sangat beruntung memiliki pria seperti dia,,
dya yang selalu bisa menenangkan aku dan selalu berlaku aadil paadaku..
ohh god ilove him..

dan semoga dya bisa semangaat training sayaang...
i love you
i'll be waiting you dear
i'll be waiting sampe you ask me to marry you
love you my seaman :*

Minggu, 29 Januari 2012

seperti dokter,, pelaut hanya sebuah profesi........

sudah lama ga nulis di blog ini,,yee.. will miss this moment to write again!
dan tiba2 terbesit buat sedikit nulis lagi setelah membaca beberapa blog teman dan setelah memikirkan ketika muncul sebuah keraguan pada sesorang bukan karena kesalahan orang tersebut tetapi ragu apakah saya siap.....??
yaa.. dan setelah beberapa hari ini mengalami keraguan dan hari ini setelah membaca beberapa tulisan teman2 dari pengalaman mereka, sebenarnya sebuah keputusan yang diambil pasti akan ada resikonya dan itu adalah sebuah sesuatu yang harus dijalani..

well..
kita pasti sudah sering dengar istilah "Pelaut itu tidak ada yang setia, kalaupun ada yang keliatannya setia pasti istrinya banyak soalnyakan pelaut itu selalu pergi jalan2, kalau dya lagi sandar di pelabuhan pasti mereka nyari wanita lain untuk memenuhi kebutuhan rohaninya, atau kalau ga sekedar untuk bersenang senang, kalaupun harus di seriusin jugakan ga ada yang tau" atau selain dari kata kata barusan mungkin ada juga yang pernah berkata kepada saya ketika saya ditanya syapa sekarang yang lg dekat sama kamu dan saat saya menjawab bukan orang medis tetapi seorang PELAUT dan ga sedikit dari mereka yang mencoba memberi anggapan mereka tentang profesi itu, ga sedikit yang bilang
"kok mau si sama pelaut kan ntr di tinggal2 jauh? emang siap di tinggal jauh? emang bisa tu jarak jauh?"
beberapa juga ada yang bilang "kok mau sama pelaut? kan ga setia? banyak pacarnya, banyak istrinya, tukang selingkuh, banyak duit tapi ga bahagia" yaa dan bahkan pernah ada yang bilang ke saya beberapa hari ini sambil bercerita tentang pengalamannya
" bahwa jadi pendamping seorang pelaut itu ga enak, selain ditinggal jauh dan bikin khawatir karena belum tentu dya setia dengan kita, nnti belum kalau dya turun udah capek2 kita ngertiin kerjaan dya yg resikonya kita selalu ditinggal jauh, pas dya pulang saat kita ada kerjaan yg memang dengan waktu kerja yg ga pernah di pastikan, dya pasti marah, emosi krna merasa tidak diperhatikan, padahal dya ga pernah tau gmna perjuangan kita saat sendiri, dya ga pernah tau kita susah payah menjadi wanita tegar yang mengerjakan semuanya sendiri, dan mungkin sebagai single parents bagi anak kita saat ayah mereka bekerja berlayar,kita  mencoba setia dan percaya bahwa mereka tidak akan berselingkuh dan kitapun tidak mau menghianati mereka, bagaimana beratnya saat kita sakit berusaha bertahan sendiri tanpa kasih sayang dan perlindungan dari dya, bagaimana sakitnya kita saat melahirkan dan masa susah di awal2 kehamilan, trs dengan santainya saat dya pulang cuma bisa marah dan mengatakan bahwa kita tidak pernah mengerti dan terlalu sibuk tidak mengurus keluarga dengan baik hanya karena saat dya di darat kita tetap beraktifitas seperti byasa dan dengan jam dan waktu yang tidak bisa ditentukan dengan  pasti, bahkan kadang tidak sering disaat liburpun kita bisa terganggu, tetapi mereka dengan santai selalu mengkritik kita dengan pekerjaan kita, udh saya saranin mending kamu pikir lagi, skrg aja mulutnya manis memang secara materi kamu tidak akan pernah kekurangan tapi dalam hal lain kamu belum tentu bisa terpenuhi, belum aja kamu nnti merasakan gimana kecurigaan dya terhadap kita yang mungkin memang di tuntut untuk dekat dengan beberapa lawan jenis yang pastinya dalam hal sebatas pekerjaan, memang tidak semuanya begitu secara pasti tapi pasti mereka akan jauh lebih posesif dan mungkin cenderung egois saat mereka pulang, mereka maunya di layani dan dimanja saat mereka di darat dan tidak jarang saat kita melakukan aktifitas kita byasa dan mereka merasa perhatian kurang kecurigaan mereka dan keegoisan mereka pasti akan muncul dan lebih besar daripada kepercayaan dan pengorbanan kita yang mereka tak pernah tau"

untuk sepenggal cerita terakhir mungkin sedikit mempengaruhi sayaa..
tetapi dari beberapa tulisan lain yang sudah mengalaminya, saya sedikit mengambil kesimpulan sendiri dan saya belum tau bagaimana kedepannya tetapi menurut saya...
sedikit mengutip dari broadcast message yang dikirimkan kepada saya bahwa pelaut adalah sebuah nama profesi, sama seperti dokter, pengusaha, petani, pegawai negeri, guru, dll. ya dan saya setuju dengan itu, resiko profesi pelaut adalah jauh dari keluarga dan tidak pernah bisa bersama orang yang mereka sayang, sama seperti halnya profesi saya sebagai seorang dokter, ya mungkin bedanya saya masih bisa dekat dengan keluarga saya, saya masih bisa untuk menyapa dan bercanda dengan keluarga dan bisa mendapingi orang yang kita sayang saat kesusahan tp banyak juga beberapa profesi dokter yang mungkin sibuk dan jarang kumpul dengan keluarga, selain kedua prpfesi itu, profesi lain seperti pengusaha dan PNSpun sama,, begitu juga dengan pelaut..
mereka sama dengan kita,, mereka juga punya perasaan curiga, khawatir, takut dan mereka juga punya perasaan sayang dan cinta serta rindu untuk orang2 yang mereka sayang..
dari sebuah pesan yang saya dapatkan.. mereka juga bisa menangis ketika mereka sedang memikirkan dan merindukan orang2 yang merka sayangi, mereka juga bisa khawatir dan kepikiran saat mereka tau orang yang mereka sayang sakit, saat mereka tau bahwa istri mereka akan melahirkan anak mereka, mereka juga memiliki perasaan bahagia saat mereka tau orang2 yang mereka sayangi baik2 saja dan istri mereka selamat dan bayi mereka sehat dalam persalinan,..
tetapi.. pernahkah kita terfikir hal yang membuat mereka berbeda dengan yang lain??
pernahkah kalian membayangkan ketika mereka sangat ingin berada disekitar orang2 yang mereka sayang saat mereka tau bahwa orang2 yang mereka sayang itu sedang membutuhkan mereka, tetapi karena pekerjaan yang menuntut mereka untuk berada jauh di tempat lain bahkan tidak jarang yang berada di negara lain, mereka tidak bisa berada di samping orang yang mereka sayang itu?

atau pernahkah kalian membayangkan bagaimana sedih, khawatir dan takutnya mereka saat mendengar istri mereka akan melahirkan anak mereka, bisakah kalian bayangkan bagaimana konsentrasi mereka terganggu karena mereka memikirkan apakah istri dan anakku baik2 saja? apakaha jenis kelamin anakku? apakah istriku sehat setelah melahirkan? dan sekali lagi mereka hanya bisa berdoa di tempat yang jauh dan memohon kepada Allah SWT agar istri dan anak mereka baik2 saja dan sekali lagi mereka bersedih karena mereka tidak bisa berada di samping istri mereka.

belum lagi saat mereka memikirkan apakah anak2 mereka akan menhrti pekerjaan mereka? apakah anak2 mereka akan mengenal mereka? dan masih banyak lagi ketakutan mereka yang mungkin tidak pernah mereka utarakan.
tidak sedikit juga mungkin diantara para pelaut itu yang merasa bahagia karena saat waktu mereka sudah dekat untuk berkumpul dengan keluarga mereka, tp saya yakin bahwa mereka pasti akan sangat bersemangat saat waktu utnuk bertemu dengan keluarga mereka sudah dekat, dan saat waktu itu tiba mereka bisa dengan semangat dan bangga bahwa mereka membawa hasil yang lumayan untuk keluarga mereka dan merasa lega saat bisa memeluk dan mencium orang2 yang mereka sayang..

dan mungkin banyak kisah lainnya yang mungkin kita tidak pernah tau.. memang tidak mudah untuk mejadi keluarga pelaut dan pasti tidak mudah untuk berpisah dalam waktu yang lama dan mengerjakan segala sesuatu dengan sendiri saat kita seharusnya bisa mengerjakan itu berdua..
saya tau itu tidak mudah, rasa khawatir dan curiga, takut dan bahkan mungkin sampai stress karena kita seorang wanita yang seharusnya dan pastinya membutuhkan sosok pria kita selalu berada di samping kita menjaga, membantu dan melindungi kita, tetapi ternyata kita dituntut untuk mengerjakan itu semua sendiri, ya sendiri, berusaha sendiri bahkan mungkin tak akan ada perbedaan anatara kita saat sendiri tanpa ikatan resmi dengan kita wanita yang sudah resmi sebagai istri pelaut, namun itulah resiko. apakah kita sanggup untuk menjadi wanita  yang memiliki kesabaran extra dan hati yang sangat lapang?? itulah kita yang mungkin berperan sebagai wanitan paling hebat karena sanggup bertahan dan tidak banyak wanita yang mampu sperti ini.

menurut saya tidak adil rasanya bila kita memberikan image buruk kepada pelaut, menurut saya tidak sedikit di antara mereka yang sebenarnya ingin berkumpul dengan keluarga mereka dan tidak sedikit pula diantara mereka ingin bisa menjadi sosok "normal" sebagai seorang lelaki yang harus melindungi orang2 yang mereka sayang dan wanita mereka...
bukan berarti diantara mereka juga tidak ada yang tidak setia, menurut saya mungkin tidak banyak juga diantara mereka yang lebih suka "bersenang2" saat mereka membutuhkannya dan menuntut kita untuk memaklumi perbuatan mereka itu, dan untuk masalah yang satu ini sayapun tidak setuju sebagai wanita karena selain membuat kita terluka itu juga tidak baik untuk dirinya, dalam masalah ini menurut saya itu tergantung dari orangnya, kenapa harus pelaut yang memiliki image ini? padahal untuk melakukan perbuatan ini menurut saya tidak usah repot2 untuk kita menjadi pelaut, tidak sedikit orang yang berprofesi di darat juga melakukan hal ini, tidak sedikit dari mereka yang bekerja di darat juga memiliki istri lebih dari satu, selingkuh saat masih berpacaran atau hanya "bermain2" dengan wanita lain, ya hal itu bisa saja mereka lakukan dan tidak dipandanng apapun profesinya. lalu kenapa hanya pelaut yang terkenal dengan image itu? menurut saya mungkin karena mereka para pelaut berada jauh dari orang2 yang mereka sayang, dan yang pasti karena kita tidak pernah tau apa yang mereka lakukan saat mereka jauh dari kita orang yang mereka sayang.
kalau mereka ingin "bersenang2" itu tergantung bagaimana pada dasarnya sifat mereka dan naluri mereka, walau tidak saya pungkiri bahwa bila namanya lelaki bila di pancing pasti bisa terpancing, tetapi sekali lagi pada dasarnya tergantung bagaimana orangnya.


dan entah bagaimana mereka bekerja di laut lepas sana, bukankah sebaiknya kita berpikir positif dalam setiap  profesi orang bila kita belum tau bagaimana sebenarnya pekerjaan orang tersebut..
mereka para pelaut mungkin memiliki resiko paling besar dalam pekerjaan mereka, selain nyawa mereka yang harus mereka perjuangkan, mereka juga harus mempertaruhkan kebahagiaan mereka untuk jauh dari orang2 yang mereka sayang dan pasti mereka juga harus menahan seluruh keegoisan mereka ketika mereka harus berada jauh dari orang2 yang mereka sayang..
sejujurnya mungkin tidak semua profesi pelaut itu tidak setia, mereka hanya terlihat seperti sosok yang tidak bertanggung jawab dengan kedok mencari materi, dan mungkin anggapan kita seperti ini tidak sepenuhnya benar. tidak sedikit dari mereka yang memang berusah menjadi sosok bertanggung jawab dengan segala resikonya untuk memenuhi kebutuhan orang2 yang harus mereka jaga dan mereka hidupi.... dan sekali lagi,, pelaut itu adalah profesi, mereka sama seperti kita yang membedakan karena mereka tidak pernah selalu bisa berkumpul demi masa depan keluarganya.. bukan kita lihat dari profesinya sebagai pelaut tetapi dari kepribadiannya, apapun profesi bila mereka memang bertanggung jawab mereka pasti akan bertanggung jawab..

lalu bagaimana dengan kita para wanita yang memiliki garis tangan sebagai pendamping seorang pelaut?? apakah kita siap dan sanggup untuk menjadi wanita hebat yang setia dan lapang dada? apakah kita sanggup untuk bertahan sendiri di kala pasangan kita harus mencari nafkah di tengah lautan dengan segala resikonya termasuk jarang bertemu? apakah kita sanggup untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak kita ketika mereka para lelaki sedang berusaha keras menahan perasaan mereka untuk berada di samping kita?  dan apakah kita para wanita yang garis tangannya memang di takdirkan menjadi pendamping pelaut sanggup untuk bertahan sendiri dengan pengaruh2 orang yang berfikir buruk tentang pasangan kita atau bahkan tidak sedikit yang pasti akan membuat kita harus menahan marah dan melapangkan dada?
yaa dan banyak pertanyaan2 lain yang mungkin terbesit di pikiran kita dan sekali lagi..
ketika kita tidak yakin bahwa kita sanggup, alangkah lebih baik bila kita menjalani kisah yang ada dan tidak memaksakan kehendak kita karena pengorbanan kita justru akan terasa sangat berat dan akan berdampak buruk untuk semuanya. dan  bila pada akhirnya tidak bersama mungkin memang itu adalah cara terindah dan pengalaman berharga saat kita bisa bersama mereka para pelaut, pasti akan ada cerita indah setelahnya yang tak kalah berharga dan menarik di kemudian hari

atau bila kita sudah yakin untuk sanggup dan kita sudah yakin dengan tekad dan niat yang kuat untuk menjalani kisah sebagai kehidupan pelaut, maka kita juga harus siap untuk menerima segala resikonya untuk bisa bertahan sendiri saat harus ditinggal jauh dalam waktu yang tidak sebentar dan harus kita juga harus siap untuk menjadi wanita hebat yang berbeda dari wanita "normal" lain yang ada di sekitar kita, karena pada dasarnya hal itu akan menjadikan kita kuat dan tegar, ya bila kita sudah yakin pasti akan ada makna dan cerita indah yang dapat anda banggakan kepada anak cucu nanti dan mungkin kita akan bisa lebih memaknai arti kehidupan, kasih sayang dan bagaimana pentingnya kepercayaan, komunikasi dan  yang paling penting kita akan tau betapa keluarga dan orang2 yang kita sayangi itu adalah harta yang paling berharga dan mahal yang tak bisa di dapatkan dimanapun!

note: dedicate to my seaman with love

Kamis, 03 November 2011

sebenarnya saya tak pernah mampu dan tak pernah bisa tanpa merekaa....

yaa..
bisa dibilang mereka adalah pelindung, penjaga dan pemberi pengaruh besar dalam hidup saya..
bagaimana tidak,, ayah dan mama,, yaa itu sebutan untuk mereka,, selalu mengajarkan saya untuk bisa berpenampilan bersahaja tak harus mahal, mewah dan bermerek, tetapi cukup cantik dan elegan serta bersahaja untuk bisa diterima oleh orang0orang disekitar kita.


ya,, sekali lagii mungkin orang akan menilai saya selalu memiliki segalanya dan pasti mereka berpikir saya mempunyai dan mudah mendapatkan apa saaja yang saya mau dengan cepat..
tapi sekali lagi itu semua SALAH..

mereka selalu salah menilai saya dan mungkin kedua orangtua saya..
kami memang tampak selalu bisa dan memiliki seglanya,, tapi tolong itu semua kami dapatkan dengan segala upaya..

taukah mereka,, ayahku adalah idolaku, aku sangat dekat dengan mereka, ayah selalu tidak pernah mau aku, mama dan adikku susah,, ayah rela bekerja banting tulang susah payah, ayah rela kerja lembuh, keluar kotam bahkan rela dipindahkan kebagian yang tidak ia sukai hanya demi kepentingan kami agar selalu terpenuhi dan sekali lagi saya paling tidak suka bila mereka menganggap remeh usaha ayahku inii..

mama,, yaa dia ibu rumah tangga yang cerewet dan bisa dibilang, aku termasuk yang paling sering adu mulut dengannya, tetapi satu hal, mamaku adalah wanita hebat di dalam rumah, ya,, mama bisa jadi apa saja yang kami perlukan,,,
mama bisa jadi dokter saat aku, ayah dan adikku sakit, mama bisa jadi juru masak handal dan hebat saat kami kelaparan dan mama bisa jadi segala peran di rumah ini saat kami membutuhkan itu.. mama rela kerja tambahan demi membantu keuangan, walau aku akui mama sedikit "pelit" dalam masalah pengeluaran. tapi sekali lagi mama seperti ini hanya karena mama tidak mau kami kekurangan,,

mereka mungkin hanya tauu aku selalu menyusahkan, hanya bisa minta uang tanpa bisa merasakan bagaimana sulitnya aku mencari uang,,
dan sampai akhirnya aku berada di satu titik, dimana aku berusaha untuk bisa mencari uang dengan keahlianku, dengan cara ya,, mungkin belum bisa dibandingkan dengan mereka kedua orangtuaku,,
tapi,, aku sangat ingin, sangat ingin memberikan mereka sedikit hasil usaha mereka yang mereka tanamkan untuk diriku sedari kecil....

ma, yah,, ingin sekali aku mengatakan didepan kalian..
maafkan aku ma, yah,, aku belum bisa membuat kalian bangga,, aku belum bisa membuat kalian mencicipi buah yang manis yang kalian tanamkan padaku..
jujur yah, ma.. aku ingin sekali membuat kalian bangga..
bangga akan segala hasil upayaku dan buah manis yang kalian pupuk dari aku kecil,, aku sangat ingin menjadi apa yangg kalian inginkan..
dan satu hal.. aku mengakui,, aku tak pernah bisa tanpa kalian..
maafkan aku yah,, maa.. belum bisa memberikan hasil terbaik untuk kalian..
AKU SANGAT SAYANG KALIAN MA,, YAH,,...

Selasa, 27 September 2011

ketika sebuah ketakutan datang....

yaa,,
entah mengapa rasa ini begitu kuat,
kuat hingga terkadang aku tak sanggup lagi untuk menahannya..
ketika rasa ini muncul, aku hanya bisa menyendiri dan menangis,
berharap mulut ini bisa mengungkapkan apa yang hati ini rasakan,
tapi sekali lagi, aku tak bisa... dan lagi-lagi aku hanya bisa menangis dan menangis..

sosok nya selalu datang dan menguatkan aku agar aku bisa menjadi wanita tegar..
dia selalu menguatkan ku dengan kehadiran dan kata-katanya yang selalu dapat membuat ku tegar di hadapannya...
tetapi sekali lagi, saat di hadapannya aku bisa seperti itu,
saat dia pergi, aku terus berusaha agar tetap tegar, dan sekali lagi aku tak bisa se-hebat dan se-tegar seperti saat ada dia di sisiku...

sekali lagi.. saat ketakutan ini muncul..
aku takut, sangat takut,,
ketakutan ku bukan hanya saat dia akan pergi untuk masa depan ku dan masa depannya,
tetapi ketakutan saat masalah datang menghampiri ku, apakah aku sanggup menghadapinya tanpa dia,,,
dapatkah masalah ini berakhir dengan indah sesuai keinginan dan sesuai yang diharapkan?
apakah masalah ini dapat membuat dia terus bersamaku atau bahkan mungkin akan meninggalkanku?
semua usaha sudah aku lakukan, apakah ini akan usai dengan akhir yang indah?
ya... banyak pertanyaan yang muncul di dalam benak ku yang paling dalam, dan aku-pun tak dapat menjawabnya..

sekali lagi, setiap banyak pertanyaan muncul di hati ini aku hanya bisa menangis,,
menangis dan berusaha tegar di hadapannya, berusaha tersenyum agar tidak membuatnya khawatir dan berusaha bisa selalu terlihat bahagia seolah tak ada masalah yang aku takut kan,,

.
apa yang harus lakukan? apa yang harus aku perbuat saat ini?
bagaimana agar aku tidak merepotkan orang banyak?
dan yang pasti bagaimana agar dia dan mereka tidak khawatir tentang ku??

haruskah aku pergi jauh dan tak kembali lagi?
agar tak ada orang yang khawatir dan kecewa akan diri ku?
haruskah aku merelakan diri ku untuk dia dan mereka?
agar aku tak membebani pikiran dia dan mereka?

aku memang bukan orang baik,
aku juga bukan orang yang mandiri dan bisa sendiri tanpa dia dan mereka..
tapi aku juga tak bisa membiarkan mereka memikirkan aku dan membebani hidup mereka..

sungguh rasa ketakutan ini sangat menyiksa diriku
aku tak pernah mau kehilangan dia dan mereka,
bahkan aku tak pernah rela mereka meninggalkan ku,
aku takut, sangat takut tetapi sekali lagi,,,
aku tak bisa berbuat banyak, aku hanya bisa menangis dalam diam ku, menangis dalam sepi ku dan sekali lagi aku hanya bisa menangis, menangis dalam setiap kesendirian ku..
aku sangat menyayangi dia dan mereka dan aku tak pernah ingin kehilangan semua ini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Sabtu, 10 September 2011

my September..............

september...
bulan yang mungkin hmmm... penuh kegalauan..

pas sadar klo skrg udah september banget2 senengnya..
banyak yang harus disiapin dari mulai ujiaan stase, yuaapzz ujian.. (lupakan) sampe ke acara wisuda pacar..(penting)..
okee buat wisuda pacar segala sesuatu disiapin dari mulai baju, aksesoris baju, belt kalung2an, gelang, jilbab pake warna apa, aksesoris jilbab sampe ke sepatu2nya lengkap gag mau ada yang kurang satupun.

tapi pas sadar juga klo ini udah september berarti udah deket juga waktunya buat ditinggal 1 tahun,, selain siapin baju juga siapin banyak rencana kalau nanti ditinggal setahun harus ngapain..
dari mulai salon tiap bulan, ngerjain tugas, belajar, beli stok dvd korea, dan yang pasti isi pulsa modem sebanyak2nya dan mengaktifkan laptop nonstop..tapi sebenernya itu cuma hal sesaat yang dipikirin cuma untuk menghibur diri,, sadar banget klo sebenernya dibalik itu semua ada banyak rasa ketakutan yang muncul,, gag tau dari mana asalnya sebenernya pengen bgd ngilangin perasaan ini..

sadar banget hampir 1 tahun barengan bisa dibilang hampir 70% semua tergantung sama dia,, dari mulai cara bersikap, cara ngomong, kebiasaan sampai hal kecil kayak harus ngapain ajaa semua tergantung dia, yaa dia dan saat waktu untuk 1 tahun yang panjang tanpa dia,, aku merasa gag yakin, yaa ga yakin, gag yakin bisa tanpa dia yang hampir 1 tahun ini selalu berdiri tegap di sampingku, selalu ada waktu aku butuh dia, selalu ada  untuk memarahi aku karena sikapku yang manja dan tidak dewasa, selalu emosi kalau aku ngelakuin salah yang seharusnya gag aku lakuin sampai selalu ada buat mengatur makan dan cara berpakaianku..

yaa dia,, dia yang selalu memelukku dan memarahiku saat aku menangis dan dia yang selalu membelaku dan tempat pelarianku saat aku susah.. dan waktu untuk 1 tahun tanpa dia-pun semakin dekat yaa mungkin bisa dibilang sangat dekat,, jujur aku sangat bahagia dia bisa menggapai impiannya menjadi sosk yang sukses diluar sana, tapi entah kenapa ada suatu lubang yang kadang merasa kesepian dan ketakutan bila dia pergi..

kadang hanya diam dan airmata yang bisa diungkapkan bukan karena sedih harus ditinggal bukan, tapi rasa karena takut, yaa takut, takut tidak bisa bertahan tanpa dia.. aku meyakinkan diri, dia akan selalu ada, toh sekarang media komunikasi sudah canggih ada handphone dengan fasilitas email dan video call, ada internet yang bisa chatting dan videocall toh aku masih bisa curhat nangis dan mendengar omelannya via itu semua,, yaa walaupun ada yang kurang,, kurang pelukannya dan ciuman dikeningnya..

lagi-lagi semuaa itu hanya menghibur diri, rencana pergi ke salon sama adeknya, rencana belajar ngerjain tugas dan stok dvdpun itu semua cuma cara menghibur diri tapii lagi dan lagi perasaan takut tak pernah bisa hilang. sadar banget kelemahan ini ga baik ditunjukin didepannya, dia pergi meraih mimpi toh itu semua juga untuk aku kelak, dari awal bertemu aku juga tau ini adalah resiko aku bersamanya,, dan aku sadar itu semua bukan masalah bagiku tapi rasa takut ini entah kenapa dan darimana asalnya selalu muncul..

bukan berarti aku melarangnya pergi tidak, tidak sama sekali aku senang dan sangat mendukung dia untuk melakukan pekerjaannya ini, aku malah sangat ingin sekali saja diajak untuk pergi jalan2 ketempat yang dia kunjungi saat bekerja nanti, naik kapal pesiar yaa mulai bermimpi indah dan dibalik ketakutanku ada begitu besar rasa bangga yang aku rasakan..

bangga,, yaa bangga akan kegigihannya untuk bekerja, bangga akan semangat dan tekatnya dan bangga akan impian2nya.. dia selalu menjadi pria idamanku yang aku sangat berharap dia menjadi pemimpinku kelak dengan pemikiran-pemikirannya.. walaupun aku tau rasa takut ini tak akan pernah hilang saat aku tau waktu untuk tanpa dia yang sementara akan datang..

aku tauu dia selalu meyakinkan dan mengajariku untuk jadi wanita kuat bila dia harus pergi untuk sementara waktu, aku juga tau apa yang aku takutkan juga dia rasakan, sekali lagi aku tau dia sebarnya khawatir setiap aku bertanya "kapan berangkatmya?" aku tau dia khawatir bagaimana aku saat dia tak ada, aku tau itu semua.. dan aku juga merasakan itu..

banyak pertanyaan yang muncul, bisakah aku setahun tanpa dia yang berada disampingku untuk sementara waktu? bisakah aku menjadi wanita tegar yang menyelesaikan semua masalah yang datang tanpa dia yang selalu mendukungku dan menyemangatiku untuk sementara waktu? bagaimana dengan dia, kalau dia sakit siapa yang akan menjaganya disana? siapa yang akan mengingatkannya untuk minum obat? yaa siapa? siapa yang akan berada disampingnya saat dia lelah saat dia ada masalah? aku hanya ingin aku yang selalu ada dosampingnya dan dia yang selalu ada disampingku..

dengan rasa cemburu yang tinggi terkadang ketakutanku semakin menjadi, bagaimana bila ada wanita lain didekatnya yang menggantikan aku saat dia berada jauh disana? bagaimana bila dia merasa kesepian dan menggantikan posisiku diluar sana? yaa perasaan cemburu ini aku tau, dia juga merasakannya dan sekali lagi dia meyakinkan aku, selama aku dengannya dan diapun akan selalu denganku, dan aku selalu percaya itu..

aku percaya,, percaya dia akan kembali denganku, bersamaku, dia akan berdiri tegap lagi disampingku dan meghajar semua yang menggangguku, membelaku lagi dan memeluk serta mencium keningku lagi..
sayaang,, aku tau kamu selalu bilang aku bisa tanpamu, walupun aku sendiri sadar, aku tak pernah bisa tanpamu,, yaa aku tak pernah ingin membuatmu khawatir atau melarangmu disetiap perkataanku yang selalu mengatakan akan sakit 1 minggu, nangis 1 minggu atau apalah, sebenarnya itu semua perasaan takutku, takut aku tak bisa tanpamu, walaupun itu pasti akan aku lakukan sayang, tapi bukan karena menakutimu, tapi hanya dengan cara itu aku merasa sangat dekat denganmu,,,
aku tau kelak saat aku tau kamu haru berangkat, mungkin saat itu kamu akan merasa tidak nyaman berada disampingku, ya aku tau pasti karena sifatku tapi tolong jangan jauhi aku, jangan tinggalkan aku, sebenarnya sikapku itu hanya ingin mengatakan cepat pulang, cepat kembali dan hati2 serta jaga kesehatan disana jangan nakal, aku akan menunggu setia disini untukmu...
dan satu lagi mungkin airmata dan pelukan erat saat kamu dibandara pasti akan aku lakukan, ya bukan karena sedih kamu tinggalkan, tapi karena semua perasaan takut itu yang pasti muncul saat tau harus berpisah sementara darimu....
dan aku sangat mencintaimu dan akan setia menunggumu disini....... :*

Minggu, 04 September 2011

rasa ini darimu untukKuu............

cinta, sayang dan semuanyaa..
yaa aku sebut perasaan ini adalah cinta dan sayang..
rasa yang sangat menganggu, rasa yang sangat menyakitkan dan rasa yang sangat indah didalam hidupku...

ketika aku mendapatkan rasa iini..
entah mengapa perasaanku berubah menjadi aku yang bukan diriku..
aku yang berusaha tampil sempurna dihadapannya, aku yang selalu tersenyum sendiri saat mengingatnya dan aku yang bisa menangis dan terluka jauh dibelakangnya..
yaa,, rasa ini dan pembuat rasa inilah yang membuat kau seperti ini..

dan dia...
aku sangat berterimakasih kepada tuhan dan kepadanya yang memberi aku rasa inii.
rasa yang aku dapat dari tuhan, prangtuaku, keluargaku sahabat dan teman dekatku dan juga dari dia yang sangat sepsial..

darinya aku tauu,, betapa besar rasa yang aku punya untuknya..
sampai aku rela kehilangan semua rasa-rasa yang lain didalam hidupku..
aku tauu dan terkadang merasa bodoh..
rasa yang muncul karenanya terkadang sangat menyakitkan..
sangat menyesakkan bahkan sangat membuat aku harus meneteskan air mata..
tapi entah mengapa, dibalik rasa perih itu, aku merasakan banyak rasa indah yang sebenarnya dia sembunyikan dariku..
rasa marah dan khawatirnya,, rasa taku akan kehilanganku dan rasa-rasa lain yang mungkin sampai sekarang aku tidak pernah paham dan mengerti...

yaa.. semua rasa indah yang aku miliki ini mengalahkan rasa perih yang muncul dari setiap perbuataannya..
aku tauu, dia selalu memberiku rasa ini dengan caranya, dia selalu ingin aku mengerti bagaimana sebenarnya rasa yang ingin dia berikan padaku yang selalu dengan cara yang salah dia ungkapkan..

rasa indah ini menanggalkan segala rasa perih yang kadang dia perbuat karena ulahku sendiri..
aku tauu rasa ini sangat indah..
sangat menyenangkan dan sangat mengembirakan..

yaa.. sekali lagi..
aku tak pernah ingin rasa ini hilang dari diriku..
aku ingin memiliki rasa indah ini selamanya didalam diriku dan bersama dia yang membuat rasa ini muncul didiriku..
rasa ini akan aku jaga selamanya sampai dia benar0benar mengungkapkan bagaimana rasa ini sesungguhnya, dan aku sangat berharap bahwa dia yang memberiku rasa ini tetap menjaga rasa yang muncull ini padaku dan tidak pernah meninggalkanku dengan rasa perih..
disetiap doaku, aku hanya berharap bahwa rasa ini dan dia pembuat rasa ini muncul didiriku selalu ada dan selalu bersamakuu SELAMANYAA..

dan aku hanya ingin rasa ini, rasa yang kamu buat untukku untuk menemaniku didalam hidupku sampai aku membawanya ketempat indah disana denganmu..........selammanyaaaaaaaaaaa